EN | ID
Tutup

Artikel

Co-working Space, Desain Ruang Kerja Sharing yang Ideal dan Menjanjikan!

diposting 17 Juli 2018

Co-working Space, Desain Ruang Kerja Sharing yang Ideal dan Menjanjikan!

Guna mendesain sebuah co-working space yang nyaman dan ideal, pertimbangkan hal-hal di bawah ini!

Salah satu fasilitas umum yang sedang marak hadir di kota-kota besar adalah co-working space. Sebuah tempat yang didesain khusus untuk disewakan sebagai ruang kerja yang sifatnya sharing atau bisa digunakan oleh siapapun, tanpa keterikatan keanggotaan. Hadirnya co-working space selain memberikan alternatif ruang untuk bekerja, namun berdampak positif juga dalam hal membangun relasi dan kesempatan bekerja.

Co-working space dapat berdiri sebagai bangunan individu, menyewa ruang yang ada di tempat-tempat umum seperti mal atau pusat perbelanjaan, atau bisa juga menjadi bagian dari gedung perkantoran. Tergantung pada konsep dan kebutuhan besarnya ruang yang ingin dihadirkan. Jika ruang-ruang kerja pada umumnya bersifat kaku dan formal, co-working space hadir untuk mewadahi aktivitas bekerja atau diskusi dengan atmosfer yang lebih nyaman dan dinamis.

Fungsi Ruang

Langkah awal saat ingin mendesain co-working space, tentunya adalah menentukan fungsi-fungsi ruang apa saja yang ingin dihadirkan. Ruang kerja bersama (sharing), ruang kerja semi-privat, ruang kerja privat atau VVIP, area pertemuan dan diskusi, ruang rehat, hingga fasilitas pendukung seperti dapur dan kamar mandi. Dari luas ruang yang tersedia, dapat menentukan juga berapa banyak pengguna yang dapat menggunakan fasilitas di dalam co-working space.

Tema Besar

Menentukan tema besar tentu menjadi bagian penting dari langkah desain. Apakah ingin menghadirkan ruang yang bersuasana homey, dengan desain ruang yang lebih modern kontemporer, atau justru ingin menghadirkan co-working space dengan interior yang lebih atraktif? Hal tersebut dapat disesuaikan pada lokasi tempat akan dibangun, ataupun pada mayoritas pangsa pasar yang ingin dituju.

Layout Ruang

Dalam co-working space, zonasi ruang tetap perlu dibagi dengan cermat. Zona umum digunakan untuk ruang pendaftaran, lalu ada zona semi privat untuk ruang kerja sharing, ruang diskusi tanpa sekat, hingga spot-spot untuk mewadahi fasilitas pendukung. Sementara zona privat digunakan untuk menempatkan area pertemuan tertutup. Zona-zona ini harus dapat disusun dengan seksama, agar setiap ruang mendapatkan pencahayaan, penghawaan, serta akses yang ideal.

Furnitur Yang Ideal

Setelah menentukan fungsi ruang dan layout ruang, kenyamanan desain sebuah co-working space dapat didukung dengan penggunaan furnitur yang ideal. Yang terutama adalah penggunaan meja kerja dengan dimensi yang tepat dan kursi kerja ergonomis, yang mendukung postur tubuh seseorang dalam bekerja. Setiap meja dan juga sudut ruang, harus didukung dengan fasilitas stop kontak dan penerangan yang cukup. Akan lebih ideal jika meja kerja tersebut didukung dengan storage atau tempat penyimpanan barang-barang pribadi. Sebagai alternatif, co-working space dapat juga menghadirkan spot bersantai, melalui penggunaan meja rendah dan bean bag, yang beralaskan karpet.

Fasilitas Pendukung

Selain elemen interior dan arsitektural, hadirnya berbagai fasilitas pendukung akan semakin melengkapi fungsi co-working space. Mulai dari office equipments, seperti mesin printer, mesin fotokopi dan scanner, hingga layar besar untuk mendukung aktivitas presentasi. Sementara, kitchen appliances, seperti dispenser air putih dan mesin pembuat kopi, akan menambah kenyamanan pengunjung untuk menghabiskan waktu di sebuah co-working space.

Sebagai konsultan perencanaan interior dan arsitektur, High Street Studio telah menangani berbagai proyek hunian pribadi dan fasilitas umum. Tim kreatif di balik High Street akan menghadirkan desain yang bukan saja efisien namun juga out of the box, termasuk dalam menangani project co-working space. Tak usah ragu menghubungi kolom contact untuk mewujudkan desain Anda bersama High Street Studio.

Bagikan Artikel Ini

Kembali

Tutup

Search

Whatsapp Menu