EN | ID
Tutup

Artikel

Langkah-langkah Mendesain Ruang Kerja Eksekutif

diposting 17 Juli 2018

Langkah-langkah Mendesain Ruang Kerja Eksekutif

Di setiap perkantoran, ada level atau tingkatan pekerja yang mengisi struktur kepegawaian. Termasuk level eksekutif ke atas, seperti chief, direktur, hingga para founder. Tugas besar yang diemban, citra perusahaan yang harus dikawal, hingga privasi yang harus dijaga, membuat pekerja di level tersebut membutuhkan ruang kerja yang lebih berbeda.

Selain dimensi ruang yang lebih besar, ruang kerja eksekutif memiliki desain interior yang dirancang khusus dan lebih personal. Umumnya, ruang kerja ini juga memiliki akses terpisah. Bisa memiliki akses pintu masuk sendiri (tanpa harus melalui ruang kerja bawahannya), atau bisa juga didesain dengan khusus dengan memiliki area penerimaan atau foyer terlebih dahulu. Hal ini guna memberikan privasi yang lebih tinggi terhadap sang pemilik ruang.

Hal lain yang patut dipertimbangkan saat ingin merancang desain interior kantor atau ruang kerja level eksekutif, dapat ditemukan di bawah ini:

Konsep Desain

Langkah awal yang perlu dilakukan saat ingin mendesain kantor atau ruang kerja para pemimpin perusahaan ini adalah dengan mengetahui preferensi kerja mereka secara pribadi. Hal ini sangat berguna untuk menciptakan konsep desain dan atmosfer ruang yang ingin dihadirkan. Sehingga tercipta ruang kerja yang bukan saja mencerminkan identitas sang pemilik ruang dan juga perusahaan, namun juga ruang kerja yang ideal sesuai dengan kebutuhannya.

Fungsi di Dalamnya

Lebih dari sekedar ruang kerja individual, ruang kerja para level eksekutif umumnya mencakup berbagai fungsi lain di dalamnya. Ruang ini berfungsi juga untuk menerima tamu dan melakukan meeting dalam skala kecil (1-4 orang), sudut dengan berbagai perangkat elektronik kantor, dan bahkan tersedia corner room untuk beristirahat sejenak. Hal ini yang membuat interior ruang kerja di level ini, memiliki dimensi ruang yang jauh lebih lapang dari pekerja lainnya.   

Layout & Furnitur

Selain meja kerja dan kursi ergonomis untuk aktivitas kerja utama, dalam ruang kerja ini dibutuhkan furnitur pendukung. Mulai dari sofa, kursi dan meja khusus meeting, rak buku, hingga rak khusus untuk files storage. Jika perlu, disediakan juga rak untuk meletakkan benda-benda pribadi. Keseluruhannya diletakkan dalam layout ideal yang mendukung aktivitas bekerja itu sendiri. Layout ruang harus tercipta sirkulasi yang baik, terasa lapang dan tak sesak, dan tak lupa memperhatikan soal sumber pencahayaan.  

Atmosfer Ruang

Privacy and professional adalah kedua unsur yang sangat penting untuk diciptakan. Interior ruang kerja harus dapat mencerminkan citra perusahaan, namun bersifat personal juga karena dihuni oleh pekerja level eksekutif ke atas. Jika citra perusahaan adalah sebagai perusahaan yang formal, maka ciptakan desain ruang yang cenderung tenang dan homey. Namun jika berdiri dalam sebuah bendera perusahaan yang bergairah dan memiliki unsur seni tinggi, maka ciptakan desain ruang yang lebih dinamis.

Material Senada

Sekalipun ruang kerja level eksekutif memiliki akses terbatas, tetap ciptakan desain yang senada dengan konsep interior kantor secara keseluruhan. Termasuk dalam hal pemilihan material. Gunakan bahan, warna, dan bahkan treatment yang senada dengan ruang-ruang lainnya. Tentunya material pengisi ini dapat dipadukan dengan bahan-bahan yang lebih elegan dan membuat ruang tampak lebih eksklusif. Seperti penggunaan lantai kayu parket, lantai marmer, top table granit, hingga artwork-artwork yang bernilai tinggi.

Untuk mewujudkan desain interior ruang kerja eksekutif yang elegan, High Street dapat membantu merancang dengan cermat dan efisien. Konsultan interior dan arsitektur ini telah menangani ratusan proyek design and built, baik proyek interior maupun arsitektur skala nasional dan internasional. Segera hubungi kolom contact untuk mewujudkan desain impian bersama High Street.

Bagikan Artikel Ini

Kembali

Tutup

Search

Whatsapp Menu