EN | ID
Tutup

Artikel

Revolusi Industri dan Desain Interior: Perubahan Estetik Desain Retail

diposting 13 Agustus 2020

Revolusi Industri dan Desain Interior: Perubahan Estetik Desain Retail

Interior Desainer: Hubungi kami melalui  Highstreet untuk wujudkan bangunan impian Anda dan ikuti  blog kami untuk update mengenai inspirasi desain bangunan.

Bagaimana desain ruang ritel yang imersif mulai mengacu pada kecanggihan teknologi dan atomatisasi? Pada bulan-bulan awal dekade baru, adanya tanda dan penanda yang muncul menunjukkan harapan dan ketakutan akan zaman baru. Teknologi digital yang memiliki jaringan baru lahir di awal abad ke-21, apalagi pada awal tahun 2020-an, bukan menjadi hal yang baru lagi, tetapi lebih menjadi titik awal untuk penilaian serius apa pun terhadap bidang budaya dan ekonomi. Jadi, begitu pula dengan desain spasial, apakah Anda melihat perubahan yang berlaku pasca-industrialisme yang berkembang untuk desain abad ke-20 dan memberi perkembangan baru pada bentuk estetika desain sebagai gantinya.

Semakin disadari, dunia kini sudah mulai berkembang pada masa revolusi industry 4.0. Adanya kecerdasan buatan atau yang biasa dikenal juga sebagai artificial intelligence/AI, teknologi robot, big data, maupun internet of things (IoT) yang membuat semua elemen pada kehidupan manusia dapat terhubung dengan mudah.

Penerapan Teknologi pada Desain Ritel

Salah satu perkembangan desain interior yang dapat Anda lihat adalah toko buku Fengdong E Pang  yang mengadaptasi perkembangan teknologi pada desain interiornya. Mendesain toko buku dan perpustakaan tersebut, desainer interior membingaki ulang dan menghasilkan desain interior ritel yang mewah dan jauh melampaui estetika dari ‘kutu buku’. Konsep desain tersebut sebagai suatu keharusan bagi pusat budaya sastra untuk membuat orang-orang agar tetap tertarik dengan toko buku dan perpustakaan yang merupakan salah satu tujuan dari didesainnya toko buku E Pang.

Adanya teknologi, setiap interior ruang mampu menonjolkan keunggulan komputasi dan data. Terkadang symbol yang ada di layar dapat memberikan Anda gambaran sekilas tentang kerumitan dan skala data yang sangat besar. Didesainnya perancang logam yang terstruktur memiliki tujuan untuk mendukung desain rak pajangan dan interior lain yang ada di ruangan tersebut, seolah-olah Anda bisa merasakan kecanggihan teknologi secara langsung. Penggunaan cermin metalik akan menambah persepsi mata tentang jarak dan batas, menerangi ide, jika hal yang dilihat Anda pada desain ritel tersebut bukan kenyataan dari wilayah sintesis atau digital.

Bahkan jika Anda diingatkan mengenai penerapan kecanggihan teknologi yang sangat luas, Anda tidak pernah diizinkan untuk sepenuhnya berada di dalam fantasi ini. Desain lain seperti tabung lipat terbuka yang berbentuk elemen pendingin akan semakin melengkapi desain interior ritel yang memanfaatkan perkembangan teknologi.

Penggunaan synthesphere dapat membuat kecanggihan teknologi yang terstruktur. Kelompok tabung reaksi yang tersusun rapi dan berbentuk seperti kerucut akan menunjukkan tingkat inovasi teknis yang tinggi. Pencahayaan strip pada desain interior ritel yang mencolok, kesan bersih dari warna putih pudar, dan warna kuning cerah dapat membuat ruang yang bisa meningkatkan perhatian para pengunjung ritel Anda. Untuk penataan produk, sering kali ditutup rapat di ruang tabung tersebut, dibenamkan dalam cairan biru tua berbusa atau digantung dalam tabung reaksi raksasa. Di dalam bejana tersebut produk ritel Anda dikerjakan dengan pompa bertekanan licin dan gas halus. Rakitan mekanis dapat mempercepat adopsi dari produk otomatis, sementara produk yang telah Anda buat dapat disimpan dan digantikan dengan produk yang diletakkan di dalam tabung. Jadi, produk Anda bisa dijamin kebersihannya. Pemasangan kamera pengintai, pintu lemari besi, dan tirai strip PVC akan memantau akses atau bahkan untuk mengatur kontaminasi di dalam ritel Anda. Apalagi di masa pandemi seperti ini, banyak orang ingin produk yang dibelinya terjamin benar-benar bersih.

Synthespher dapat dibayangkan sebagai bentuk data yang canggih secara otomatis. Produk-produk ritel Anda memiliki kode dan informasi yang telah dibuat. Konsep kriptografi digunakan sebagai alat produksi dan inovasi yang tidak berwujud dan tidak bermaterial dalam Revolusi Industri keempat. Umumnya, lingkungan ritel yang tidak baik, bahkan tidak ramah ada karena untuk mempertahankannya dari teknologi jaringan otomatis. Produk ritel Anda seperit memiliki alur produksi tiga tahap, isolasikan produk, buat ulang, dan replikasi produk.

Kombinasi Interior Warna Ritel dan Teknologi

Dengan adanya penerangan yang sejuk, Anda bisa memilih warna putih bersih dengan permukaan perak mengkilap yang dapat meningkatkan kesan bersih pada ruangan. Skema warna biru dan ungu yang cerah dapat meniru proses kondensasi dan likuidasi, sementara eksplorasi bertingkat yang dapat membuat cahaya masuk adalah warna kuni yang bisa mengimbangi warna-abu-abu.

Kombinasi Desain Material Ritel dan Teknologi

Desain ritel ini menggunakan benda siliko, tirai PVC, dan permukaan akrilik yang menghasilkan estetika sintetis dan steril secara keseluruhan. Meski kaca terlihat buram, tetapi ada alat tembus cahaya yang digabungkan dengan komponen logam dan aluminium. Mendesain interior ritel ini juga membutuhkan mesin baja, pipa terlipat dengan gaya terbuka, dan lantai yang terbuat dari beton asli. Agar pengunjung toko Anda dapat merasakan kesan industrial pada desain interior ritel, Anda bisa menerangi area ritel dnegan lapisan pelindung warna matte.

Penerapan Desain Tabung pada Interior Ritel

Referensi spasial untuk tabung reaksi yang berbentuk seperti kerucut ini dikombinasikan dengan gelembung yang memiliki fungsi sebagai tempat pajangan produk ritel. Sistem fit-out toko akan mengingatkan Anda pada sistem mensterilkan lemari Anda dengan lengan-lengan robot yang dapat menambahkan udara secara otomatisasi.

Tidak hnaya di dalam ritel saja, perkembangan desain interior pada era Revolusi Industri juga berpengaruh pada masyarakat milenial. Mereka dikenal sebagai masyarakat yang dekat dengan teknologi. Bagaimana Revolusi Industri mempengaruhi gaya desain interior masyarakat milenial?

Tampilan Interior Khas Revolusi Industri 4.0

Masyarakat milenial sebagai orang-orang yang lekat dengan perkembangan teknologi memiliki karakter khas yang lebih bebas dalam mengekspresikan diri di berbagai bidang. Salah satunya adalah bidang desain interior. Banyak dari masyarakat milenial lebih memilih gaya desain interior dibandingkan dengan kenyamanan. Bagi Anda yang suka akan kombinasi desain interior yang tepat, mungkin akan merasa kaget mendapati sofa berwarna merah menyala diletakkan pada ruangan di dalam rumah. Pemilihan warna tersebut dianggap berani lantaran umumnya, sofa di banyak rumah memiliki warna netral yang dapat disesuaikan dengan keseluruhan ruangan. Apalagi di masa Industri yang memiliki kaitan erat dengan teknologi ternyata memiliki tantangan tersendiri. Berbagai tantangan paling dirasakan berhubungan dengan luas lahan bangunan yang semakin terbatas. Kebutuhan akan furnitur multifungsi seperti sofa dan bed menjadi salah satu desain furnitur yang bisa memberikan kenyamanan di ruang terbata, namun masyarakat milenial lebih memilih desain interior ketimbang kenyamanan yang ditawarkan dari penggunaan furnitur multifungsi.

Revolusi Industri juga terlibat dalam perkembangan desain interior diberbagai industri. Mungkin Anda juga bisa memanfaatkan perkembangan ini untuk mendesain interior ritel Anda agar lebih steril dari kontaminasi virus di masa pandemi. Jika Anda ingin mengubah desain interior ritel maupun bangunan lainnya, Anda dapat menghubungi kami sebagai jasa desain interior.

Interior Desainer: Hubungi kami melalui  Highstreet untuk wujudkan bangunan impian Anda dan ikuti  blog kami untuk update mengenai inspirasi desain bangunan.

Artikel ini disadur dari www.frameweb.com.

Bagikan Artikel Ini

Kembali

Tutup

Search

Whatsapp Menu